Browsing Category »Goresan Senyum«
→ February 16, 2010
“Em, kalau aku ambil kiri, berarti aku akan sampai ke warung tadi. Berarti kalau bukan kiri, aku harus ke kanan. Tapi apa benar ini jalannya ya? Kalau aku balik percuma. Sudah setengah jalan. Lagian aku juga sudah lupa dengan jalan-jalan yang aku lewati tadi. Benar ke kanan nggak ya?”
Perjalanan yang diinginkan Didi seharusnya sudah berakhir. [...]
→ February 9, 2010
Jalan sepi itu gelap. Segelap hati seorang Ichwan. Ketua rokhis sebuah SMA di kota Jombang. Ia berjalan sendiri sehabis Isya’ menyusuri gang-gang sempit menuju rumahnya. Mulutnya bergumam menghafalkan satu ayat yang di ijazahkan seorang Kyai kepadanya tadi sebelum pulang. Hatinya resah lantaran tak ada angin tak ada hujan, tiba-tiba seseorang yang mengaku Kyai itu menariknya [...]
→ January 22, 2010
Aku melihat pantulan diriku di cermin. Seorang gadis dengan tinggi yang tidak seberapa. Berkulit sawo matang dengan rambut terurai panjang tengah mengenakan piyama yang telah pudar warnanya. Aku mencoba tersenyum semanis mungkin, namun yang kulihat hanyalah sosok gadis yang sedang meringis. Mataku memang terlihat lelah. Meski kupaksakan tersenyum hingga tertawa lebar yang dibuat-buat, ternyata sorot [...]
Popular posts filed under »Goresan Senyum«