Siap Menghadapi Pidato

April 15, 2010

Senyum Inspirasi

berbicara di depan umumBerbicara di depan umum terkadang masih menjadi hal yang sulit untuk dilakukan. Keringat dingin dan suara gemetar menjadi ciri fisik ketika demam panggung melanda. Padahal dengan dan tanpa kita sadari, berbicara merupakan cara berkomunikasi yang paling mudah dilakukan.

Berbicara di depan umum terdiri dari berbagai macam. Mulai dari pengumuman, orasi, maupun pidato atau presentasi. Pidato atau presentasi mungkin menjadi jenis komunikasi yang paling formal dan membutuhkan persiapan tersendiri. Mengapa? Pidato membutuhkan kejelasan konten. Kita tak mungkin berpidato tanpa konten. Oleh karenanya, pengaturan konten pidato yang signifikan akan meningkatkan pemahaman pendengar terhadap informasi yang kita sampaikan.

Selain itu, persiapan pidato mampu menjaga kredibilitas kita di depan audiens. Keteraturan dan kelancaran kita dalam berpidato dapat mengubah tingkah laku mereka. Pidato dikatakan berhasil ketika Anda mampu membuat audiens melakukan apa yang Anda inginkan. Hal cukup menarik dikemukakan oleh Cohen. Berdasar penelitiannya, audiens mudah mengalami frustasi ketika mendengarkan hal-hal yang rancu dan tidak teratur. Informasi yang terstruktur mampu meningkatkan kognisi individu yang mendengarnya. Oleh karenanya, untuk menghindari pendengar frustasi ketika Anda di atas podium, aturlah pidato Anda.

Berikut beberapa tips untuk membuat konten pidato Anda menarik untuk didengar audiens.

1. Anda perlu melakukan riset kecil terkait siapakah audiens Anda nantinya. Hal tersebut sangat penting dalam penyusunan materi, bahkan pada cara Anda berpakaian nantinya.

2. Gunakan kata-kata yang jelas dan mudah dipahami audiens. Langkah ini dapat ditempuh dengan mengurangi pengulangan kata-kata yang tidak bermakna, misalnya saya pribadi, mundur ke belakang. Selain itu, gunakan kata yang spesifik. Ingat, jangan menimbulkan makna yang ambigu atau bermakna ganda. Untuk lebih memperjelas pemahaman audiens, berikan kesimpulan-kesimpulan kecil di beberapa bagian konten.

3. Kelincahan kata mampu memberikan gambaran pada audiens terhadap apa yang Anda katakan. Hal ini dapat diwujudkan dengan menggunakan kata kerja aktif dalam kalimat. Jangan ragu untuk memakai peribahasa. Akan lebih baik ketika Anda menggunakan penggambaran, baik secara visual maupun audio.

4. Sesuaikan kata yang digunakan dengan audiens di depan Anda. Tidak perlu menggunakan kata-kata ilmiah yang tidak semua orang tahu. Selain itu, jangan menggunakan istilah yang mengandung penyudutan terhadap golongan, ras, maupun gender tertentu.

5. Membaurlah dengan audiens Anda. Gunakan kata-kata dan gaya yang akrab sehingga audiens merasa tidak ada jarak antara Anda dan mereka. Jangan ragu membuat humor agar suasana tidak kaku. Namun, jangan terlalu berlebihan pula dalam mengungkapkan humor. Hal ini akan berpengaruh pada kredibilitas Anda.

6. Buatlah sebuah forum yang melibatkan audiens Anda di dalamnya. Misalnya, dengan melempar pertanyaan dan humor. Hal ini akan menimbulkan ketertarikan tersendiri bagi audiens.

7. Memberikan pujian kepada Audiens atas apa yang diraihnya saat ini, sekecil apapun itu.

8. Memberikan kesimpulan terhadap apa yang telah Anda bicarakan. Kesimpulan harus memenuhi tiga fungsi penting, yakni merangkum informasi yang telah Anda sampaikan, memotivasi audiens ke arah yang Anda inginkan, dan memberikan penutup singkat, jelas, dan mengena. Kesimpulan yang menarik akan menimbulkan kesan tak terlupakan bagi audiens.

Nah, kini Anda sudah tahu bagaimana caranya menyusun sebuah isi pidato. Namun, isi pidato yang menarik dan informatif saja tidak cukup. Anda harus mengimbanginya dengan penampilan diri yang menarik dan rapi pula. Selain itu, isi pidato juga harus diungkapkan dengan gaya yang menyenangkan. Jangan lupa, perlu untuk menjaga ketertarikan audiens dengan menjaga senyum Anda selama pidato berlangsung. Selamat mencoba.

(Rita Pamilia)

Related posts:

  1. Anak PA Nurul Yasmin Siap Menghadapi UN
  2. Menghadapi Dunia Kerja (Tips Mencari Pekerjaan Part.1)
  3. Menghadapi Teman Sombong dan Pengatur
, , , ,

Subscribe

Subscribe to our e-mail newsletter to receive updates.

No comments yet.

Leave a Reply

Premium Wordpress Themes